Roy Suryo dan Metadata
Dec 20th, 2006 by Roy Irwan
![]() |
Tadi malam pas browsing acara tv, sempat mampir ke acara Empat Mata-nya Tukul Arwana. Berhubung salah satu bintang tamunya adalah Cak Lontong, hukumnya berubah jadi wajib tonton, karena belum pernah liat pasangan Tukul dan Cak Lontong dalam satu acara. Walaupun nontonnya baru beberapa menit menjelang acara berakhir, tapi sempat bikin cekakak-cekikik sendirian di depan tv. |
Acara ini juga didukung beberapa bintang tamu lainnya, salah satunya om Roy Suryo. Seperti kita tau, Roy Suryo adalah seorang pakar multimedia dan IT, tema acara tersebut juga membahas tentang penggunaan teknologi multimedia dan dampaknya.
Juga dibahas tentang manipulasi image/foto/gambar digital yang sifatnya merugikan bagi orang yang terlihat di foto tersebut. Seperti contoh wajah artis terkenal, tapi tubuh si artis tersebut diganti dengan tubuh bugil dari foto lain, atau sebaliknya.
Ada yang mengganjal di hati pada saat menjelang acara berakhir, Roy Suryo bilang bahwa manipulasi tersebut pasti akan ketahuan, karena di foto-foto digital sekarang sudah ada yang namanya metadata alias Exif (Exchangeable image file format). Jadi inget waktu kasusnya foto mesum Bejah dan almarhum artis Sukma Ayu, Roy Suryo juga mengatakan hal yang sama. Saya bukan ahli multimedia, saya juga gak berani bilang sebagai orang IT. Tapi saya tau persis bahwa:
- Metadata/Exif pada foto digital sangat-sangat mudah untuk dimanipulasi juga. Bahkan beberapa software image viewer bisa ngedit Exif.
- Ada beberapa camera hp (padahal masih tergolong baru), gak menyimpan metadata pada foto hasil jepretannya.
Jadi, bisa aja saya ambil foto bugil dari internet yang gak jelas asal-usulnya, trus saya caplokin wajah artis, trus resolusinya dicocokin ama resolusi kamera digital atau camera hp tertentu, trus edit metadatanya menjadi persis seperti metadata yang biasa dihasilkan oleh kamera digital atau camera hp target kita, termasuk atribut date/time-nya. Termasuk untuk beberapa device yang support menyimpan koordinat lokasi jepretan karena dibantu dengan GPS, koordinatnya juga bisa diedit. Edit aja jadi koordinat salah satu hotel. Beres deh.
Atau kalo gak mau repot, kosongin aja metadatanya, trus bilang aja ini hasil jepretan hp Samsung SGH-D500 misalnya.
So what gitu loh?! Metadata is not a big deal! Metadata gak bisa dijadikan pegangan otentikasi suatu foto digital. Atau, dengan kata lain, gak bisa mengetahui apakah foto digital tersebut hasil manipulasi atau bukan hanya dari metadata.



huahahah…setuju pak roy ( maksudnya bukan roy suryo loh :p)pake pake program hex editor aja bisa ngerubah hasil jepretan kita mau pake apa…
[Reply]
Lucu juga, padahal topik ini udah basi banget, kok ya bisa keangkat lagi, ya?
[Reply]
jerry Reply:
May 1st, 2009 at 6:43 pm
hai pak roy..boleh minta tolong dak??
kalau boleh tar sy add YM pak Roy…ini sedikit berhubungan dengan domain co.cc
[Reply]
Roy Irwan Reply:
May 4th, 2009 at 2:21 pm
Minta tolong apa, ya? Add YM saya jg boleh
[Reply]
Yang percaya Roy Suryo pakar IT & Multimedia, itu yang bermasalah… ha-ha.
Hasil Jepretan pake kamera digital, jika diedit pake Photoshop juga lenyap tak berbekas.
[Reply]
[Reply]
Eh…. Sugeng rawuh mas Sugeng….

Metadata secara umum kan artinya keterangan ato spesifikasi tentang data. Jadi metadata di sini maksudnya keterangan ato spesifikasi tentang fotonya. Jenis kameranya apa, ISO berapa, exposure time berapa, waktu pengambilan kapan dll. Malah beberapa kamera dengan GPS bisa kasih keterangan jepretannya diambil di koordinat berapa.
BTW, di blog roll Sugeng, kok nama saya jadi Irawan, siy?
[Reply]
Eits…ada kesalahan
literaturnama toh?! :-P. Maaf mas roy, sungguh tidak ada faktor kesengajaan. sudah di update koq.eni wei, thanks dah memberi pencerahaan tentang meta-data.
[Reply]
Setuju…
Mudah2an tidak akan semakin banyak orang yang ketipu sama Roy Suryo.
Ngoprek foto (Oldig / olah digital) bukan hal yang sulit, EXIF / Metadata is nothing… gampang dioprek. Teknik separasi… (apa lagi tuh) hehehe… apa yg didapet dari teknik separasi??
Kasian orang yg percaya Roy Suryo pakar IT & Multimedia
[Reply]
Hehe… saya malah baru ‘ngeh’ kalo ada istilah ‘oldig’. BTW, artphotomania-nya keren loh
[Reply]
kikikiki…
masyarakat kita emang baek,
maksudnya baek banget mau dikibulin
[Reply]
Hi Roy..
[Reply]
Sesuatu hal atau data yang masih menggunakan teknologi jelas sangat mudah dilacak dan dibedah… lha wong yang yang bukan dari teknologi misalnya magis aja bisa dibedah kok…
hasil coretan tinta hari ini dengan tahun lalu saja jelas sangat ketahuan….. !!!
[Reply]
kalo exif diubah cuman jenis kameranya tok .. tetep bisa kelacak .. tapi kalo diubah semuanya data exifnya … masih bisa tuh …
all can do it in sotosop … hehehehehe …
[Reply]
[...] silahkan buka juga link² yang asik berikut… http://www.kaskus.us/showthread.php?t=736164 http://mroy.wordpress.com/2006/12/20/roy-suryo-dan-metadata/ http://www.mail-archive.com/itb@itb.ac.id/msg43657.html http://bloggerdanhacker.wordpress.com/ [...]
Halo Om Roy,,,
[Reply]
Haduh haduh… Kok ada sih orang gak pinter-pinter… Metadata kan bisa diedit opa Roy… Ah mending sampeyan balik ke fotografi aja bantuin dosen saya di kampus U**. Sampeyan kan juara nasional. Setelah dapet penghargaan dari Kadin Bidang Telematika baru sampeyan ngaku-ngaku ahli telematika kan…
[Reply]